Diklaim Bikin Performa Meningkat, Begini Cara Kerja Voltage Stabilizer XCS Pada Mobil

Para pemilik kendaraan biasanya ada yang tidak puas atas performa kelistrikan pada kendaraannya. Pemilik mobil menginginkan aspek kelistrikan di kendaraannya lebih stabil, agar konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien. Sementara, di sisi lain arus listrik yang stabil pada kendaraan erat kaitannya dengan penggunaan teknologi drive by wire pada mobil mobil produksi masa kini seperti komponen ECU dan sensor sensor pada mobil bekerja optimal.

Menjawab kebutuhan ini, industri aftermatket otomotif Hurricane menghadirkan voltage stabilizer untuk kendaraan roda empat, XCS series. "Pemakaian XCS pada mobil membuat kelistrikan mobil menjadi lebih irit dan bertenaga," kata Jefferson Noah, General Manager Hurricane di pameran IIMS 2024, Jumat, 6 Februari 2024. Dia menjelaskan, pemakaian voltage stabilizer XCS mengacu pada kapasitas mesin kendaraan.

Diklaim Bikin Performa Meningkat, Begini Cara Kerja Voltage Stabilizer XCS Pada Mobil Daihatsu Berencana Produksi Mobil Listrik pada Akhir 2025, Begini Tampilannya Ekonomi Membaik, Industri Waralaba Diklaim Serap 8,7 Juta Tenaga Kerja

LOWONGAN KERJA Parking Excellence PT KAI ServicesMasih Dibuka, Begini Cara Daftarnya LOWONGAN KERJA Posisi IT Associate PT United Tractors, Begini Cara Daftarnya LOWONGAN KERJA Posisi Organization Development PT United Tractors, Begini Cara Daftarnya

LOWONGAN KERJA Posisi Internal Audit PT United Tractors, Begini Cara Daftarnya LOWONGAN KERJA Management Trainee PT Indofood Sukses Makmur, Begini Cara Daftarnya "Ada 3 model. Masing masing untuk mobil dengan kapasitas mesin 1500cc, 2000 cc dan 2500 cc," ujarnya.

Voltage stabilizer XCS diklaim aman untuk pemakaian di mobil karena sudah dijual di jaringan diler resmi agen pemegang merek kendaraan roda empat. "Dia tidak bersifat menggantikan spare parts di mobil dan tidak ada modifikasi atau yang memotong kabel sehingga tidak akan menghilangkan garansi kendaraan," ungkap Jimmy Bachtiar, founder Hurricane. Dia mengatakan voltage stabilizer ini pemasangannya plug and play pada aki mobil. Kabelnya dihubungkan ke tanda plus dan minus pada aki.

Efek yang didapatkan, performa aki jadi lebih bagus. "Pemasangannya hanya 5 menit karena sifatnya plug and play," bebernya. Peranti ini bisa diaplikasikan pada mobil bermesin bensin maupun solar. Dia menyebutkan, pemakaian XCS membuat pemakaian aki lebih awet dan efisien sekaligus meningkatkan tenaga mesin mobil. Klaim keiritan konsumsi BBM, bervariasi 10 sampai 30 persen bergantung kondisi mobil dan medan jalan. "Terpantau dari odometer pemakaian BBM jadi lebih irit hingga 25 persen," ungkapnya.

Perangkat ini selain meningkatkan tenaga mesin juga membuat oktan BBM lebih tinggi, serta melindungi komponen kelistrikan mobil seperti ECU, alternator, coil dan sensor sensor elektronik di mesin mobil. Di IIMS 2024, perangkat ini ditawarkan mulai dari Rp 3 juta sampai Rp 15 juta termasuk jasa instalasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *