Memahami Lebih Jelas Tentang Terapi Osteoartritis

Operasi TKR adalah operasi yang dilakukan untuk mengembalikan fungsi lutut menjadi normal kembali. Terapi osteoartritis sendiri berfungsi untuk menghilangkan osteoarthritis yang diderita oleh masyarakat pada umumnya. Osteoartritis sendiri memiliki gejala sakit lutut yang berkepanjangan.

Apa yang harus dipahami tentang terapi osteoartritis?

Perlu diketahui, bahwa dokter umum pada fasilitas kesehatan primer bisa menangani pasien dengan osteoarthritis. Caranya adalah dengan melakukan edukasi dan memberi terapi konvensional untuk menanggulangi rasa nyeri yang diderita oleh pasien tersebut.

Pasien yang telah mengalami nyeri pada lutut dan berkepanjangan sangat wajib untuk diberi pemeriksaan khusus. Pemeriksaan khusus diperlukan untuk menilai apa penyebab dari penyakit tersebut. Juga untuk menemukan penanganan yang pas untuk penyakit ini.

Terdapat beberapa tanda bahaya dan kondisi pasien yang memerlukan rujukan ke spesialis ortopedi dan terintegrasi osteoarthritis. Tanda bahaya tersebut adalah di bawah ini:

  • Seseorang yang menderita gagal terapi konvensional atau non farmakologi dan farmakologi.
  • Seseorang yang menderita gangguan aktivitas fisik sehari-hari dan merasakan rasa nyeri sehingga menyebabkan gangguan tidur dan psikologis.
  • Seseorang dengan riwayat trauma atau operasi sendi yang terlibat, serta limitasi gerak sendi yang ekstensif.
  • Orang yang telah mengalami kerusakan struktur seperti robekan meniskus dan ligamen.
  • Orang yang memang memerlukan tindakan operasi dan dikhawatirkan mengalami artritis infeksi.

Dalam melakukan pengobatan, tentu diperlukan berbagai jenis tindakan operasi seperti operasi TKR dan terapi osteoartritis.

Pertimbangan Pemilihan Pengobatan

Perlu diketahui, bahwa setiap terapi yang dipilih untuk pasien osteoartritis dengan usia tua harus dipertimbangkan. Pertimbangan tersebut meliputi tentang respon terapi yang diberikan sebelumnya, penyakit kronis yang menyertai pasien tersebut, serta faktor psikologis pasien.

Kontraindikasi dan resiko efek samping obat nyeri juga diperlukan sebagai pertimbangan pemilihan pengobatan. Terlebih apabila pasien tidak mampu untuk mengatasi rasa nyeri yang dideritanya, tentunya pasien juga harus dinilai dari kualitas hidup dan pekerjaan yang dilakukan.

Pasien juga harus mengalami terapi non farmakologi pada osteoarthritis. Terapi tersebut adalah sebagai berikut.

  • Terapi yang pertama adalah olahraga, yang merupakan terapi dan sangat dianjurkan agar tidak memberi beban yang lebih terhadap sendi. Terapi tersebut adalah olahraga akuatik dan aerobik.
  • Terdapat juga penurunan berat badan yang dilakukan pada pasien osteoarthritis simptomatik dan pasien dengan imt lebih dari 25 kilo.
  • Melakukan diet rendah kalori dan fisioterapi.
  • Melakukan elektrotherapy yang belum dipastikan dalam beberapa pedoman terapi internasional.
  • Melakukan akupuntur.

Perlu diketahui, bahwa pasien dengan terapi osteoarthritis baik ringan ataupun berat harus diberi intervensi non farmakoterapi. Intervensi yang satu ini diperlukan konsultasi ke dokter spesialis yang berkaitan, contohnya adalah spesialis gizi klinik ataupun spesialis rehab medik.

Pertimbangan Medikamentosa

Biasanya dokter juga akan mempertimbangkan medicamentosa yang akan diberikan kepada pasien. Pemberian obat-obatan pada osteoarthritis tentunya berbeda antara satu pedoman dengan yang lainnya. Sebab dokter biasanya akan menggunakan analgesik topikal, yang merupakan terapi tambahan obat nyeri oral utamanya pada osteoarthritis lutut dan tangan.

Analgesik topikal yang disarankan adalah anti inflamasi non steroid topikal. Salah satunya adalah paracetamol, yang bisa diberikan pada osteoarthritis dengan gejala ringan sebagai farmakoterapi lini pertama.

Selanjutnya, pasien juga akan diberikan anti inflamasi non steroid yang diberi secara oral ataupun topikal. Pemberian anti inflamasi ini bisa diberikan sebagai lini kedua apabila pasien tidak berkunjung membaik dengan asetaminofen. Penggunaan anti inflamasi memang harus memperhatikan toleransi pasien dan risiko efek samping gastrointestinal.

Operasi TKR adalah operasi yang bisa dilakukan apabila terapi osteoarthritis nyatanya tidak bisa menyelesaikan masalah yang dialami oleh pasien. Operasi TKR harus dilakukan oleh dokter bedah terbaik yang dilengkapi dengan teknologi terkemuka.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.